Sabtu, 18 Juni 2016

Dell Incorporation

Dell adalah salah satu perusahaan perangkat keras komputer ternama dunia. Perusahaan ini menjual PC (personal computer), laptop, monitor, dan barang elektronik lainnya. Perusahaan ini didirikan oleh Michael Dell asal Amerika Serikat pada tahun 1984 dengan modal yang tidak besar. Hanya dengan modal 1.000 dolar, Michael berani mendirikan perusahaan komputer ini dengan nama PC Limited. Rintisan bisnis komputer ini pertama kali ia lakukan saat masih berada di bangku kuliah di Universitas Texas. Sambil berkuliah, ia menjajakan dan menjual komputer langsung kepada konsumen akhir. Namun, statusnya sebagai mahasiswa tidak berlangsung lama. Michael memutuskan untuk berhenti kuliah dan fokus pada bisnis yang sedang dijalankannya. Hal ini dilakukannya supaya bisnisnya dapat dikelola dengan waktu penuh sehingga berkembang dengan cepat. Oleh karena itu, Michael berani meminjam uang sebesar 300.000 dolar kepada keluarganya sebagai modal tambahan untuk memajukan perusahaan komputer yang baru dirintisnya.

Pada tahun pertamanya, PC Limited telah mampu menjual banyak komputer senilai 73 juta dolar. Pendapatan yang cukup mengagumkan ini adalah bukti awal dari imperium bisnis Michael Dell di dunia perangkat keras komputer. Setahun setelah pendiriannya, PC Limited mulai mencoba memproduksi komputer dengan desain sendiri. Produk komputer dengan design sendiri ini memiliki brand "Turbo PC" dan dijual dengan harga 795 dolar per unit. Penjualan komputer perdana dari PC Limited ini menuai hasil yang cukup memuaskan. Sejak saat ini, konsumen mulai banyak yang tertarik dengan produk-produk PC Limited. Selain itu, langkah untuk memproduksi komputer dengan brand sendiri membuat perusahaan ini semakin dilirik pemodal dan pebisnis komputer lainnya. Mereka tidak bisa memandang sebelah mata terhadap sepak terjang bisnis Michael Dell. Sebagian pebisnis menganggap PC Limited sebagai partner yang dapat diajak kerjasama, sebagian lain menganggap PC Limited merupakan pesaing yang harus diwaspadai.

Kemudian pada tahun 1988, PC Limited berganti nama menjadi Dell Computer Corporation (DCC). Semakin hari sepak terjang perusahaan ini begitu terlihat mengagumkan. Perkembangan kinerja dan produk dengan nama baru DCC ini juga semakin baik. Di samping itu tentu saja Michael Dell mendapatkan keuntungan yang sangat bagus dari bisnisnya ini. Suatu hal yang wajar bila keberhasilan ini menarik perhatian banyak pihak termasuk media massa. Pada tahun 1992, majalah Fortune memperhatikan perusahaan ini dengan seksama. Pada tahun tersebut, majalah ini memasukkan DCC ke dalam daftar 500 perusahaan terbesar di dunia. Liputan media massa ini memberikan tambahan keuntungan tersendiri bagi perusahaan maupun sosok Michael Dell. Liputan majalah Fortune tersebut semakin mengangkat pamor Michael bersama dengan perusahaannya.


Namun demikian, sorotan media massa ini bukan merupakan suatu hal yang sangat penting bagi DCC. Apapun yang terjadi, Michael harus tetap mengembangkan perusahaannya dengan cara seperti seorang pebisnis, bukan artis. Baginya, tujuan terpenting adalah bagaimana menjadikan DCC sebagai perusahaan komputer nomor satu di dunia. Ambisi ini sudah mulai dibuktikannya pada tahun 1999 silam dengan mengambil alih perusahaan komputer Compaq, pesaingnya selama ini. Pengambilalihan ini membuat DCC menjadi perusahaan penjual komputer desktop terbesar di Amerika Serikat dengan nilai pendapatan sebesar 25 milyar dolar di bulan Januari 2000. Meski hanya bertaraf lokal, tetapi itu adalah prestasi yang mengagumkan. Prestasi tersebut juga menambah motivasi perusahaan ini untuk dapat menjadi lebih baik lagi. Prestasi tersebut semakin menguatkan DCC untuk menjadi perusahaan komputer nomor satu di jagad ini.


Pada tahun 2003, para pemegang saham sepakat untuk mengganti nama perusahaan menjadi Dell Incorporation (Dell Inc) dan sering disingkat dengan perusahaan Dell saja. Perubahan nama ini tidak membuat Dell kehilangan kepiawaiannya bergelut di bidang bisnis teknologi komputer. Justru sebaliknya, Dell memiliki prestasi yang semakin baik dari tahun ke tahun. Hal ini terbukti dengan hasil penilaian beberapa media massa, salah satunya adalah media cetak bernama majalah Fortune. Bila dahulu majalah ini memasukkan Dell ke dalam daftar 500 perusahaan terbaik, kali ini majalah Fortune menilai Dell dengan jauh lebih baik. Dalam survei majalah tersebut, Dell menempati urutan pertama dalam daftar "Perusahaan Paling Mengagumkan" pada tahun 2005. Setahun setelah itu, tepatnya pertengahan tahun 2006, Dell berhasil merebut pangsa pasar komputer sebesar 19% dari seluruh pangsa pasar komputer seluruh dunia. Presentase itu lebih tinggi dari presentase yang didapat oleh perusahaan komputer Hewlett-Packard (HP). Perusahaan pesaing Dell ini hanya mendapat 15% dari seluruh pangsa pasar komputer yang ada.

Akhir tahun 2006, Dell mengumumkan akan mengganti prosesor intel dengan prosesor AMD dalam setiap produk yang akan diluncurkannya. Sebelumnya Dell memang konsisten menggunakan prosesor dengan brand Intel. Setelah tahun 2006 itu, Dell tidak hanya akan menggunakan prosesor AMD saja, lebih jauh lagi Dell berencana akan terus melakukan penelitian dan pengembangan prosesor AMD untuk meningkatkan kinerja dan performa prosesor tersebut sehingga dapat bersaing di pasar internasional.

Kini, Dell yang berkantor pusat di Round Rock, Texas itu mengaku telah mempekerjakan kurang lebih 82.700 karyawan yang tersebar di berbagai negara. Termasuk dalam jumlah tersebut para pejabat tinggi perusahaan dan para peneliti yang bekerja untuk Dell. Selain komputer desktop dan laptop (notebook), Dell juga menjual perangkat keras lainnya seperti server, memori penyimpan data, perangkat lunak (software), televisi LCD, TV Plasma, proyektor, monitor, dan lain-lain. Penjualan berbagai produk ini diambil sebagai langkah diversifikasi produk yang ditempuh oleh Dell. Setiap produk yang dikeluarkan oleh Dell memiliki brand berbeda sesuai dengan segmen pasar yang dituju. Segmen pasar dan produk yang dikeluarkan di antaranya:


1. Segmen bisnis atau perusahaan. Segmen ini mempunyai slogan tahan lama, tahan uji, dan pelayanan yang baik. Produk-produk pada segmen ini yaitu:
  • OptiPlex - komputer desktop untuk kantor perusahaan besar
  • Vostro - notebook dan desktop untuk bisnis kecil
  • n Series - komputer desktop dan notebook dengan sistem operasi Linux atau FreeDOS
  • Latitude - notebook khusus komersial
  • Precision - notebook dengan sistem stasiun kerja (workstation) dan performa tinggi
  • PowerEdge - server untuk bisnis
  • PowerVault - Network-Attached Storage (NAS)
  • PowerConnect - switch jaringan
  • Dell EMC - Storage Area Networks (SANs)


2. Segmen konsumen tunggal (kantor dan rumahan). Segmen ini menekankan pada harga, performa, dan pengembangan (upgrade). Produk-produk pada segmen ini yaitu:

  • Inspiron - laptop dan desktop
  • Studio - laptop dan desktop hibrida
  • XPS - laptop dengan performa tinggi
  • Studio XPS - sistem dengan kapasitas multimedia
  • Alienware (XPS Extreme) - performa tinggi untuk permainan (games)


Seperti diketahui, sepak terjang bisnis Dell juga telah sampai ke seluruh benua termasuk Asia. Apalagi wilayah Asia merupakan pasar yang sangat potensial bagi produk berteknologi serupa Dell. Jumlah penduduk yang besar dan sifat konsumtif masyarakatnya, membuat Asia menjadi pasar utama bagi produk-produk Dell. Negara yang pertama kali dijadikan kepanjangan tangan perusahaan ini adalah negara Malaysia. Di negara rumpun melayu ini, Dell membangun kantor cabang dan pabrik di kota Penang pada tahun 1995. Lewat negara Malaysia, Dell berusaha melayani permintaan konsumen yang ada di wilayah Asia Pasifik. Semua yang berhubungan dengan produk-produk Dell untuk Asia Pasifik dikendalikan di sini.

Ternyata masyarakat Asia Pasifik memberikan respon yang cukup baik terhadap produk-produk buatan Dell. Permintaan terhadap produk-produk Dell pun kian tahun kian meningkat. Permintaan konsumen yang terus bertambah ini membuat Dell harus membuka kantor dan pabrik yang dapat membantu kantor dan pabrik yang ada di Malaysia. Oleh karena itu pada tahun 1999, perusahaan Dell membangun kantor cabang dan pabrik yang baru di kota Xiamen, China. Selanjutnya perusahaan Dell di kedua negara ini melayani pasar wilayah Asia. Semua produk Dell yang tersebar di negara-negara Asia termasuk Indonesia, didatangkan dari kedua negara tersebut. Terkadang juga didatangkan dari Amerika atau Eropa melalui perusahaan Dell di kedua negara itu, kemudian masuk ke negara-negara Asia lainnya.

Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang paling diincar oleh Dell karena jumlah penduduknya yang besar dan kebutuhan teknologi komputer yang masih tinggi di negara ini. Hal ini ditegaskan langsung oleh Presiden perusahaan Dell, Steve Felice yang mengatakan bahwa Indonesia adalah kunci bagi perkembangan dan kemajuan Dell di Asia. Dell melihat jumlah penduduk di negara ini hampir setara dengan jumlah populasi di benua Eropa. Dengan demikian, negara ini masih menjadi pasar yang menjanjikan bagi produk-produk Dell.

Ketika datang ke Indonesia, Dell langsung mengincar dan menggenjot penjualan di segmen pasar korporasi (perusahaan). Produk-produk Dell yang ditawarkan di Indonesia meliputi server, memori, laptop, komputer desktop, software, dan sebagainya. Strategi ini ternyata sangat jitu dalam menguasai pangsa pasar yang besar di Indonesia. Awal tahun 2008, Dell mampu merebut 24% pangsa pasar korporasi yang membuatnya menjadi pemimpin pada segmen ini.

Pertumbuhan bisnis Dell di Indonesia juga sangat baik, bahkan mengungguli pertumbuhan bisnisnya di negara-negara Asia Pasifik yang lain. Sampai saat ini Dell telah mendirikan kurang lebih 8 kantor pemasaran yang tersebar di berbagai kota, dengan kantor pemasaran terbaru di Jakarta pada tahun 2008.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar